Beranda

Tanaman Kelor bernustrisi dan Kelor berkhasiat obat

Apakah anda sudah pernah mendengar bahwa tanaman kelor berkhasiat untuk obat atau mempunyai kepadatan nutrisi cukup baik?  yaaa…….Kelor (Moringa Oleifera) banyak tumbuh diberbagai wilayah Indonesia menjadi tanaman ajaib yang berkhasiat dapat menyembuhkan lebih dari 300 penyakit, padat nutrisi dan tanaman multi guna. Kelor mengandung senyawa alami yaitu 46 anti oksidan kuat yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas, mengandung 18 asam amino (8 esensial) untuk tubuh dapat membangun sel sel baru, 36 senyawa anti inflamasi, serta 90 nutrisi alami seperti vitamin dan mineral. Moringa oleifera Lam (Moringaceae) atau KELOR adalah tanaman yang sangat bernilai, didistribusikan di banyak negara di daerah tropis dan subtropis. Ini memiliki jangkauan manfaat pengobatan yang mengesankan dengan nilai gizi tinggi. Tanaman kelor juga dapat digunakan sebagai penjernih air. Selain kemampuan untuk menjernihkan air yang menarik dan nilai gizi yang tinggi, Kelor sangat penting untuk digunakan dalam pengobatan. Berbagai bagian tanaman Kelor seperti daun, akar, biji, kulit kayu, buah, bunga dan polong muda, bertindak sebagai stimulan jantung dan peredaran darah, memiliki antitumor, antipiretik, antiepilepsi, antiinflamasi, antiulgam, antispasmodik, diuretik, antihipertensi, penurun kolesterol, antioksidan,
antidiabetes,hepatoprotektif, antibakteri dan antijamur, dan digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit pada sistem pengobatan asli.

Bagian mana saja tanaman kelor dapat digunakan sebagai obat?

Akar Kelor Dapat digunakan sebagai Antilithic, rubefacient, vesicant, karminatif, antifertilitas, anti-inflamasi, stimulan bagi penderita lumpuh, bertindak sebagai kardiak/ tonik peredaran darah, digunakan sebagai pencahar, aborsi, mengobati rematik, radang, sakit artikular, sakit ginjal dan sembelit.

Daun Kelor Dapat digunakan sebagai Pencahar, diterapkan sebagai tapal untuk luka, dioleskan pada kening untuk sakit kepala, sakit tenggorokan, demam, bronkitis, infeksi telinga dan mata, kudis dan penyakit selesma, daun Jus diyakini untuk mengontrol kadar glukosa, diterapkan untuk mengurangi kelenjar bengkak

Batang Kelor digunakan untuk menghangatkan kulit, Pembengkakan dan digunakan untuk menyembuhkan penyakit mata dan untuk pengobatan pasien mengigau, mencegah pembesaran limpa dan pembentukan kelenjar gondong pada leher, untuk menghancurkan tumor dan untuk menyembuhkan bisul. Jus dari akar kulit yang dimasukkan ke dalam telinga untuk meredakan sakit telinga dan juga ditempatkan di lubanggigi sebagai penghilang rasa sakit, dan memiliki aktivitas anti-TBC

Getah Kelor digunakan untuk karies gigi, dan zat penghangat kulit; getah dicampur dengan minyak wijen, digunakan untuk meredakan sakit kepala,demam, keluhan usus,
disentri, asma dan kadang-kadang digunakan sebagai aborsi, dan untuk mengobati sifilis dan reumatik.

Bunga Kelor Dapat digunakan sebagai Efek pengobatan yang tinggi sebagai stimulan, afrodisiak, aborsi, peluruh empedu, digunakan untuk menyembuhkan radang, sakit otot, histeria, tumor,
dan pembesaran limpa, menurunkan kolesterol fosfolipid, serum, trigliserida, VLDL kolesterol, LDL rasio fosfolipid dan indeks aterogenik, penurunan profil lipid hati, jantung dan aorta pada kelinci hiperkolesterol dan meningkat ekskresi kolesterol pada feses.

Biji Kelor Dapat digunakan untuk Memperbaiki kondisi hati, senyawa antihipertensi thiocarbamate dan glycosids isothiocyanate telah diisolasi dari asetat fase ekstrak etanol polong.

Penghargaan Kelor Di Dunia

Informasi yang tersimpan selama ribuan tahun tentang manfaat dan khasiat Kelor, klaim pengobatan tradisional bahwa Kelor mampu menyembuhkan lebih dari 300 penyakit, kini dijelaskan dengan baik oleh Ilmu pengetahuan modern. Menilik kandungannya, Kelor memang layak mendapat sebutan Pohon Ajaib “Miracle Tree” atau “Trees of Life” dan para ahli menyebutnya Super Nutrisi. Bukan tanpa alasan, kandungan super nutrisi yang dimiliki Kelor telah diverifikasi oleh berbagai lembaga ilmiah dan universitas di berbagai belahan dunia. Dan, informasi tersebut kemudian digunakan untuk gerakan kemanusiaan mengatasi malnutrisi (gizi buruk) di negara-negara miskin Afrika. Jutaan orang telah dapat diselamatkan dengan mengkonsumsi Kelor. Berikut ini Organisasi Dunia yang Aktif Memberikan dukungan dan mempromosikan tanaman Kelor untuk kemanusiaan.